Hasil Karya Lukisan Gubernur Jawa Barat Dihargai Rp50 Juta


KOTA BANDUNG, JAWA BARAT.- Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil menyumbangkan lukisan hasil karyanya dalam acara konser lelang PWI Jaya "The Story of Artist: Tribute for Artist" yang dihadiri secara virtual dari Gedung Negara Pakuan.

Lukisan kesayangan Ridwan Kamil tersebut dibeli oleh Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat, Surya Batara Kartika seharga Rp41.019.710. Dari jumlah tersebut Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan yang turut hadir di konser lelang, membulatkan harga lukisannya menjadi Rp45 juta. Kemudian gubernur menambahkan kembali sebesar Rp5 juta sehingga totalnya lukisan tersebut berhasil dilelang dengan harga Rp50 juta.

Hasil lelang lukisan kaligrafi bertuliskan "Allah" yang dipadu dengan berbagai warna tersebut nantinya akan disumbangkan untuk para pekerja seni, khususnya di bidang musik, yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Gubernur, lukisan yang dilelang tersebut memiliki makna bahwa Allah hadir di semua dinamika warna kehidupan.

“Ini lukisan kesayangan saya, saya pasang di mushola saya saking sayangnya. Lukisannya tentang Allah dengan paduan warna-warni, karena di mata saya Tuhan itu hadir di semua dinamika pelangi kehidupan,” katanya.

Gubernur mengaku, setiap dirinya shalat selalu melihat ke lukisan tersebut sehingga hati menjadi tenang, dan kalau hati tenang imunitas naik, dengan begitu memimpin Jawa Barat juga jadi rileks.

"Saking sayangnya saya ke artis-artis, lukisan yang saya suka ini saya lepas saja. Mudah-mudahan orang yang mendapatkannya mendapat barokah juga,” ucapnya. 

Gubernur mengatakan, perlunya kita membantu teman-teman artis yang luar biasa karena tugas mereka mulia dengan menghibur masyarakat, karena jika kita terhibur, gembira dan bahagia maka imunitas kita akan naik juga. 

"Jadi, kombinasi imunitas naik itu dari bahagia karena terhibur dan bahagia karena rajin ibadah,” ujar Gubernur, di Gedung Negara Pakuan, Minggu (19/07/2020).

Gubernur menyatakan, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah dan sedang melakukan program untuk membantu para pekerja seni dan pariwisata yang terdampak Covid-19 dalam bentuk bantuan sembako maupun tunai.

“Bagi yang belum (mendapat bantuan) bisa kontak ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. Kita juga sudah menganggarkan Rp1,4 miliar untuk membantu para pekerja seni melalui pagelaran seni dan budaya mulai dari konser musik hingga wayang secara virtual," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD Hipmi Jabar Surya Batara Kartika mengatakan, alasan dirinya membeli lukisan tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja seni yang terdampak Covid-19 dan akan memajangnya di Sekretariat Hipmi Jabar.

“Tantangan besar bagi kami, karena kami pun terimbas dari Covid-19 ini. Secara ekonomi kami para pelaku ekonomi di UMKM cukup terdampak keras, tapi ini adalah bentuk solidaritas dan empati dari kami. Pekerja seni itu adalah salah satu bagian dari keluarga kami, yaitu pelaku ekonomi kreatif,” ucapnya. (Parno)